Selasa, 28 Desember 2010

KASUS : BANK SERUNI INDONESIA

                Bank Seruni Indonesia adalah bank besar di Yogyakarta. Bank ini mempunyai empat cabang yang tersebar di empat kabupaten di DIY. Selama beberapa bulan manajemen telah dan sedang mempertimbangkan suatu perubahan prosedur-prosedur evaluasi latihan. Suatu perubahan yang akan mempengaruhi baik departemen personalia maupun para manajer cabang. Rencana tersebut telah didiskusikan dengan semua orang yang akan dikenai, dan sebagian dari mereka menentang perubahan itu. Penyelia latihan, Atika Nurhadi, adalah salah seorang penentang yang paling keras.
                Setelah diskusi dengan para pengelola bank lainnya, wakil direktur bidang personalia, Ramona Dangdut, memutuskan untuk mengimplementasikan perubahan Dia membentuk dan menyeleksi para anggota satuan tugas khusus untuk mengimplementasikan perubahab dan memilih Atika sebagai kepala satuan kerja tersebut. Ketika Ramona meminta kesediaan Atika, dia  menerima jabatan itu, dan kemudian berkata : “Bapak tahu bahwa saya menentang perubahan ini. Mengapa Bapak memilih saya sebagai pimpinan?”
                Ramona menimpali : “Ya, saya mengetahui ketidaksetujuan saudara. Kami memilih saudari karena kami menganggap bahwa bila ada berbagai kekurangan dalam usulan perubahan, saudari akan menemukannya. Dan kami percaya saudari dapat membetulkannya.”

Pembahasan..
1. Seorang manajer seperti Ramona memilih pemimpin oposisi untuk mengimplementasikan perubahan karena menurutnya, bila di dalam rencana perubahan prosedur-prosedur evaluasi latihan yang dibuat ditemukan beberapa kekurangan, mungkin Atika bisa memperbaiki atau mengevaluasinya sesuai dengan pandangannya.
Saya sendiri setuju dengan tindakan Ramona. Karena dengan begitu, seseorang yang menentang sebuah rencana dapat merasakan sendiri bagaimana rencana tersebut bisa diputuskan. Dan mungkin si penentang juga bisa ikut memperbaiki kekurangan-kekurangan dari rencana tersebut.

2. Menurut perkiraan saya, kesuksesan Ramona dalam pelaksanaan perubahan itu lebih dari 70%. Karena tindakan Ramona bisa dibilang kreatif. Ia mempunyai pandangan lain dalam menyelesaikan sebuah pertentangan.

0 comments:

Poskan Komentar

your comment, please.. thank you ;)